Jumat, 02 Mei 2014

ambur

     Kalupun lagu bisa menghibur senduh dihati itu adalah lagu merdeka 68 tahun silam. Ketika aliran darah menjadi bumbu sedap sedangkan tangian menjadi penikmatnya. Keringat asin berubah menjadi perasa alami yang sulit ditemuka di masa sekarang. Mereka yang menjadi saksi juga telah tiada, yang berdarah pun rasanya telah lenyap, jejak mereka telah hilang bau darah mereka pun tidak lagi tercium.
     Namun sejarah melukiskan semua jejak itu,jejak yang tertanggal rapi dalam ingatan. Siapa mungkin yang bisa menghapuskan, kala rumah yang dihuni sekarang adalah hasil jual beli berdarah para pejuang.

1 komentar: