Kamis, 24 April 2014

Nurani ku

        Hari ini, ketika aku mulai menyentuh sebagian hara dalam hidupku yang mulai hilang. Saat itu aku tidak pernah paham, mengapa orang lain terasa begitu sempurna dari diri sendiri. Seseorang yang terlihat begitu angkuh dengan kedudukannya. Berdiri diantara tiang-tiang tinggi nan megah. Sosok pahlawan sekarang!
        Lalu sekarang, aku belum juga mengetahui pedalaman tentang diriku sendiri. Aku gerayanggi semua yang sekiranya janggal. Namun tidak aku temui, dimanakah yang salah, harus seperti apakah?. Sekirannya bosan telah membidik lebih dulu dari pada diriku sendiri. Mungkin harus diriku pelajari bagaiman mengalahkan nafsu yang menghalanggi nurani.
        Boleh jadi ketika aku tumbuh lebih mengerti dari pada ini, mungkin akan lebih mudah juga diriku untuk membobol ke-kuperan diri. Karena hari ini, jiwa ku sendiri mulai memprotes, mengaung, lebih keras dan keras.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar