Aku
adalah sebagian hara alam yang hilang, yang telah banyak menuai air mata.
Mungkin aku telah jauh dari kehidupan nyata, yang lama-kelamaan semakin gila.
Yang aku lihat saat ini, hanya keeogoisan diri dalam terusiknya malam. Mereka
berkata tentang hidupku, mereka juga berkata tentang mimpi-mimpiku. Lalu aku
bertanya, apa peran kalian dalam hidupku?. Hingga aku sadari, kalian memang
sangat berperan dalam kehidupan ku. Kalian membuat aku kuat berjalan lebih jauh
dari biasanya, kalian membuat aku lebih tegar dari tangis yang biasanya. Kalian
memang pendorong semua imajinasi ku.
Hari
ini ketika mataku menyaksikan nyatanya kemunafikan sendiri, aku makin tak
waras. Bagaimana bisa hati lain dengan perbuatan. Kecewa ku mendalam, sulit
untuk dimaafkan. Lalu asmara menambah kekecewaanku. Mencuri semua kewarasan ku
yang masih tersisa, aku semakin bodoh.
Hanya
saja aku masih ingin tetap tegar dalam hal ini. Aku sadar, aku telah dewasa dan
aku pantas memiliki cerita tentang asmara. Namun, bagaimana bisa aku lupa akan kewajiban yang
telah aku buat sendiri. Semua mimpi yang telah aku semayamkan dalam hati
sekejap luntur begitu saja. Lalu bagaimana cara agar aku bisa memperbaiki semua
ketimpangan yag melanda diriku. Apa harus aku menyapu segala memori yang telah
membuat sebagian kewarasanku hilang, mungkin.
Dunia,
ketika aku menyadari bahwa ada banyak keburukan yang menyelimuti tidur
panjangmu, aku tercengang dengan air muka terheran-heran. Karena aku juga
mengerti akan sulit menghilangkan noda-noda tersebut yang telah lengket tak
terpisahkan. Akupun sibuk dengan dunia yang sampai hari ini terus merapuh,
kesadaran manusia luruh. Semua telah berubah duniaku.
Dan
sampai hari ini pun aku terus mencoba, bagaimana aku bisa memperbaiki diri agar
aku juga dapat menyelamatkan orang lain dari kekeliruan. Namun, jika diri masih
diselimuti keegoisan seperti ini, apa
bisa?. Selama aku hidup, aku tak banyak mendapat bahagia selain tawa dan
lelucon dari orang yang tak berikatan darah denganku. Dan, apa aku mendapatkan
bahagia dari sedarah ku, ya . . tapi tidak sebanyak yang aku dapatkan dari
mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar